Senin, 02 Januari 2012

Tanggung Jawab Sosial Suatu Bisnis

Diposting oleh itsuntoldstory di 11.31 0 komentar


 

Benturan dengan kepentingan masyarakat

Proses produksi sering kail menyebabkan benturan masyarakat dengan perusahaan , terjadi pada berbagai tingkat perusahaan besar menengah maupun kecil benturan ini terjadi karena perusahaan menimbulkan polusi (udara,air limbah,suara bahkan mental kejiwaan)

Klasifikasi aspek pendorong tanggung jawab social

Dalam menunaikan tanggung jawab sosial, perusahaan di tuntut untuk mengindahkan etika bisnis. Hal-hal pendorong dilaksanakannya etika bisnis:

  • Dorongan dari pihak luar, dari  lingkungan masyarakat. Seringkali menghadapi kendala berupa adanya biaya tambahan yang kadang cukup besar bagi perusahaan dan diperhitungkan dalam untung-rugi  usaha.
  • Dorongan dari dalam bisnis itu sendiri, sisi humanisme pebisnis yang  melibatkan rasa, karsa dan karya yang ikut mendorong diciptakannya etika bisnis yang baik dan jujur. Penerapan prinsip manajemen terbuka, hubungan industrialis pancasila, pengendalian mutu terpadu denagn gugus kendali mutunya merupakan contoh-contoh penerapan manajemen yang berorientasi hubungan kemanusiaan.


     

Dorongan tanggung jawab social

Klasifikasi masalah sosial yang mendorong pelaksanaan tanggung jawab sosial pada sebuah bisnis sebagai berikut :

  • Penerapan Manajemen Orientasi Kemanusiaan

    Kegiatan intern yang muncul bersifat sangat kaku, keras, zakeliyk (saklek), birokratik, dan otoriter. Prosedur administrasi serta jenjang kewenangan yang berbelit-belit sering menyebabkan tekanan batin bagi para pebisnis maupun pihak lain yang berhubungan. Hubungan yang kurang manusiawi pun kerap terjadi antara perusahaan dengan pihak luar (pelanggan, masyarakat umum).


     

  • Ekologi dan Gerakan Pelestarian LingkunganEkologi yang menitikberatkan pada keseimbangan manusia dan alam lingkungannya banyak dipengaruhi oleh proses produksi. Sebagai contoh maraknya penebangan hutan sebagai bahan dasar industry perkayuan, perburuan kulit ular dan buaya yang diperuntukan untuk industri kerajinan kulit, penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak maupun racun yang merusak alam sekitar.


     

  • Penghematan Energi

    Pengurasan secara besar-besaran energi yang berasal dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui seperti batubara, minyak, gas telah banyak terjadi. Kesadaran bahwa sumber daya tersebut tidak dapat diperbarui telah mendorong dilaksanakannya proses efisiensi serta mencari pengganti sumber daya tersebut. Yang dapat disebut dengan sumber daya alternatif diantaranya adalah pemanfaatan tenaga surya, nuklir, angin, air, serta laut.


     

  • Partispasi pembangunan bangsa

    Kesadaran masyarakat pebisnis terhadap sukses pembangunan sangat diperlukan. Karena dengan adanya kesadaran tersebut, akan membantu pemerintah menangani masalah pengangguran dengan cara ikut melibatkan tenaga kerja yang ada, sebagai bentuk tanggung jawab sosial pada lingkungan sekitar perusahaan beroperasi.


     

  • Gerakan Konsumenrisme

    Awal perkembangannya tahun 1960-an di Negara Barat yang berhasil memberlakukan Undang-Undang Perlindungan Konsumen yang meliputi beragam aspek, mulai dari perlindungan atas praktik penjualan paksa sampai pemberian izin lisensi bagi petugas reparasi alat rumah tangga.


    Tujuan dari gerakan konsumerisme ini adalah :

  1. Memperoleh perhatian dan tindakan nyata dari kalangan bisnis terhadap keluhan konsumen atas praktik bisnisnya.
  2. Pelaksanaan strategi advertensi/periklanan yang realistic dan mendidik serta tidak menyesatkan masyarakat.
  3. Diselanggarakan panel-panel diskusi antara wakil konsumen dengan produsen.
  4. Pelayanan purna jual yang lebih baik.
  5. Berjalannya proses Public Relation (PR) yang lebih menitikberatkan pada kepuasan konsumen daripada konsumsi semata


     

Etika bisnis

Merupakan penerapan secara langsung tanggung jawab sosial suatu bisnis yang timbul dari dalam perusahaan itu sendiri. Etika pergaulan dalam melaksanakan bisnis disebut etika pergaulan bisnis.

  • Hubungan antara bisnis dengan langganan atau konsumen

    Merupakan pergaulan antara konsumen dengan produsen dan paling banyak ditemui. Berikut beberapa contohnya:

    • Kemasan yang berbeda beda menyulitkan konsumen untuk membandingkan harga terhadap produk. 
    • Kemasan membuat konsumen tidak dapat mengetahui isi didalamnya, sehinga diperlukan penjelasan tentang isi serta kandungan yang terdapat dalam produk tsb. 
    • Promosi, terutama iklan merupakan gangguan etis yang paling utama. 
    • Pemberian service dan garansi sebagai bagian dari layanan purna jual.


 

  • Hubungan Dengan Karyawan

    Bentuk hubungan ini meliputi atau rekruitmen ( pelatihan atau training ), promosi, transfer, demosi maupun pemberhentian. Dimana semua bentuk hubungan tersebut harus dijadikan objekif dan jujur.

  • Hubungan antara Bisnis

    Merupakan hubungan yang terjadi diantara perusahaan, baik perusahaan kolega, pesaing, penyalur, grosir maupun distributornya.


 

  • Hubungan Dengan Investor

    Pemberian informasi yang benar terhadap investor maupun calon investor merupakan bentuk hubungan ini. Sehingga dapat menghindari pengambilan keputusan yang keliru.


 

  • Hubungan dengan Lembaga Keuangan

    Hubungan dengan lembaga keuangan, terutama Jawata Pajak pada umumnya merupakan hubungan yang bersifat financial berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan.


     

    Pelaksanaan tanggung jawab sosial merupakan penerapan dan pelaksanaan kepedulian bisnis terhadap lingkungan serta mengikuti etika bisnis. Penerapan etika bisnis adalah maksud dari konsep stockholder.


 

Bentuk-bentuk tanggung jawab social suatu bisnis

  • Pelaksanaan Hubungan Industrialis Pancasila (HIP)

    Kesepakatan Kerja Bersama (KKB) merupakan bentuk pelaksanaan yang telah banyak dijalankan pengusaha dengan karyawannya dan dituangkan dalam buku. Dimana diatur kewajiban dan hak masing-masing pihak. Beberapa contoh hak karyawan adalah cuti, tunjangan hari raya, dan pakaian kerja.


     

  • Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

    Penanganan limbah industri sebagai bagian dari produksi sebagai bentuk partisipasi menjaga lingkungan.


     

  • Penerapan Prinsip Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3)

    Penekanan pada faktor keselamatan pekerja dengan menggunakan alat-alat yang berfungsi menjaga keselamatan, seperti topi pengaman, masker pelindung, maupun pakaian khusus lainnya.


     

  • Perkebunan Inti Rakyat (PIR)

    Sistem perkebunan yang melibatkan perkebunan besar milik negara dan kecil milik masyarkat. Perkebunan besar berfungsi sebagai inti dan motor penggerak perkebunan dimana semua bahan bakunya diambil dari perkebunan kecil disekitarnya yang berfungsi sebagai plasma.


     

  • Sistem Bapak Angkat-Anak Angkat

    Sistem ini melibatkan pengusaha besar yang mengangkat pengusaha kecil/menengah sebagai mitra kerja yang harus mereka bina. Terkadang hal ini menyebabkan masalah kepada pengusaha besar. Oleh karena itu, dibutuhkan kesadaran tinggi dalam pelaksanaannya.

SUMBER :

Teknik Analisis Meramalkan Kas Perusahaan

Diposting oleh itsuntoldstory di 10.44 0 komentar


 

Teknik analisis meramalkan kas perusahaan adalah tehnik untuk mengetahui keadaan sehat atau tidaknya kas pada perusahaan di masa mendatang ataupun sekarang.

  1. Keuangan Perusahaan

    Keuangan Perusahaan di bagi menjadi 3

    1. Devestasi

    Devestasi adalah pengurangan beberapa jenis aset baik dalam bentuk finansial atau barang, dapat pula disebut penjualan dari bisnis yang dimiliki oleh perusahaan. Ini adalah kebalikan dari investasi pada aset yang baru.

    Motif : Perusahaan memiliki beberapa motif untuk divestasi.

  • Pertama, sebuah perusahaan akan melakukan divestasi (menjual) bisnis yang bukan merupakan bagian dari bidang operasional utamanya sehingga perusahaan tersebut dapat berfokus pada area bisnis terbaik yang dapat dilakukannya. Sebagai contoh, Eastman Kodak, Ford Motor Company, dan banyak perusahaan lainnya telah menjual beragam bisnis yang tidak berelasi dengan bisnis utamanya.
  • Motif kedua untuk divestasi adalah untuk memperoleh keuntungan. Divestasi menghasilkan keuntungan yang lebih baik bagi perusahaan karena divestasi merupakan usaha untuk menjual bisnis agar dapat memperoleh uang. Sebagai contoh, CSX Corporation melakukan divestasi untuk berfokus pada bisnis utamanya yaitu pembangunan rel kereta api serta bertujuan untuk memperoleh keuntungan sehingga dapat membayar hutangnya pada saat ini.
  • Motif ketiga bagi divestasi adalah kadang-kadang dipercayai bahwa nilai perusahaan yang telah melakukan divestasi (menjual bisnis tertentu mereka) lebih tinggi daripada nilai perusahaan sebelum melakukan divestasi. Dengan kata lain, jumlah nilai aset likuidasi pribadi perusahaan melebihi nilai pasar bila dibandingkan dengan perusahaan pada saat sebelum melakukan divestasi. Hal ini memperkuat keinginan perusahaan untuk menjual apa yang seharusnya bernilai berharga daripada terlikuidasi pada saat sebelum divestasi.
  • Motif keempat untuk divestasi adalah unit bisnis tersebut tidak menguntungkan lagi. Semakin jauhnya unit bisnis yang dijalankan dari core competence perusahaan, maka kemungkinan gagal dalam operasionalnya semakin besar.


     

Metode Divestasi :

Beberapa perusahaan menggunakan teknologi untuk memfasilitasi proses divestasi beberapa divisi. Mereka mempublikasikan informasi tentang divisi mana saja yang ingin mereka jual pada situs resmi mereka sehingga dapat dilihat oleh perusahaan lain yang sekiranya tertarik untuk membeli divisi tersebut. Sebagai contoh, Alcoa telah mendirikan sebuah online showroom yang menampilkan divisi yang mereka jual. Dengan melakukan komunikasi secara online, Alcoa telah mengurangi biaya yang dibutuhkan untuk membiayai divisi yang bergerak pada hotel, usaha transportasi, dan urusan pertemuan.


 

  1. Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu

Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (Bahasa Inggris: Rights Issue) atau disingkat HMETD dalam pasar modal Indonesia adalah hak yang diperoleh para pemegang saham yang namanya telah terdaftar dalam daftar pemegang saham suatu perseroan terbatas untuk menerima penawaran terlebih dahulu apabila perusahaan sedang menjalani proses emisi atau pengeluaran saham-saham dari saham portopel atau saham simpanan. Hak tersebut diberikan dalam jangka waktu 14 hari terhitung sejak tanggal penawaran dilakukan dan jumlah yang berhak diambil seimbang dengan jumlah saham yang mereka miliki secara proporsional.


 

  1. Kebangkrutan.

Kebangkrutan adalah ketidakmampuan yang dinyatakan secara legal oleh individu atau organisasi untuk membayar kreditur mereka.


 

  1. Estimasi Penjualan

    Menganalisa dan mengestimasi penjualan (sales forecasting) merupakan kegiatan pemasaran yang sangat penting bagi keberhasilan suatu usaha. Perencanaan-perencanaan perusahaan, seperti perencanaan strategis, bisnis, pemasaran, anggaran, dan produksi disusun berdasarkan estimasi penjualan ini.

    Ketidaktepatan estimasi penjualan atau penetapan target penjualan yang dilakukan tanpa melihat proyeksi pertumbuhan pasar jelas akan mengakibatkan pemborosan dan menimbulkan kerugian. Apabila prediksi penjualan terlalu besar, biaya produksi akan membengkak dan seluruh investasi yang ditanamkan menjadi kurang efisien. Sebaliknya, jika prediksi penjualan terlalu kecil, perusahaan akan kehilangan penjualan, mengalami stock out (kehabisan persediaan), dan menghadapi tekanan persaingan akibat menurunnya pangsa pasar.


     

  2. Estimasi Produksi

    adalah penentuan yang akurat untuk menentukan strategi pemasaran yang lebih efisien bahwa salah satu dari mereka menggunakan Alat Estimasi Produksi (AEP). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas tertinggi AEP.


     

  3. Estimasi Pembelian Bahan Langsung

    Didasarkan pada anggaran penggunaan bahan langsung.
    Digunakan sebagai acuan dalam membuat anggaran biaya produksi.
    Data yang diperlukan :

  • Harga beli bahan baku
  • Tingkat persediaan awal
  • Target persediaan akhir


     

  1. Estimasi Pemakaian Bahan Langsung

    Adalah barang yang bisa langsung di gunakan tanpa memerlukan proses terlebih dahulu, atau barang yang sudah di beli bisa langsung di pakai atau di gunakan.

    sebagai contoh : pakaian, mobil, makanan ataupun minuman, dll. barang-barang itu bisa langsung di pakai tanpa di proses lagi seperti barang yang lain.


     

  2. Upah Langsung

    Upah langsung adalah upah yang di berikan atasan atau manajer tanpa atau lewat perantara, upah ini di berikan langsung kepada orangnya langsung ataua kepada karyawan itu sendiri, tidak di lakukan dengan sistem kartu kredit.


     

  3. Estimasi Beban Fabrikase

    Adalah estimasi yang menjelaskan tentang beban pabrikasi


     

  4. Estimasi Harga Pokok Penjualan

    harga yang sudah mutlak atau harga pokok barang yang di jual tanpa bisa mengalami perubahan, harga ini sudah mutlak di berikan oleh si penjual untuk si pembeli agar tidak terjadi negosiasi dalam penjualan barang ini.


     

  5. Estimasi Beban Penjualan

    Adalah beban si penjual karena terdapat beberapa faktor yang membuat perusahaan atau si penjual oleh pihak-pihak tertentu.
    misalkan beban pajak, kerusakan barang-barang, apapun yang membuat perusahaan menjadi beban.


     

  6. Estimasi Beban Administrasi

    Beban administrasi perusahaan yang fokus dari kepentingan politik pada saat ini. Badan Penelitian Eim estimasi total biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara.

    Penyebab utama dari ukuran biaya administrasi di sektor pekerjaan sementara adalah:

  • tingginya jumlah pekerja pekerjaan sementara dan tingginya laju perubahan pada pekerja pekerjaan sementara (rata-rata tahunan: 1,3 juta pendaftaran, 1,1 juta penempatan dan 15,6 juta pembayaran remunerasi);
  • perubahan undang-undang banyak dan perubahan kecil yang menghadapi sektor pekerjaan sementara;
  • penerapan sistem pembayaran remunerasi mingguan (bukan bulanan atau per 4 minggu), yang melekat pada penggunaan pekerja flex.


     

  1. Estimasi Laba Rugi

    adalah laporan keuangan suatu perusahan yang menunjukan keuntungan atau kerugian. di mana semua laporan keuangan di tunjukan pada estimasi ini, karena dengan estimasi ini perusahaan ini bisa mengetahui apakah perusahaan ini mendapatkan keuntungan atau laba ataupun memperoleh kerugian.


     

  2. Estimasi Kas

    adalah laporan keuangan yang menunjukan berapa uang yang di punyai oleh perusahaan itu, karena dengan adanya kas perusahaan dapat mengetahui berapa jumlah uang atau kas yang ada, apakah perusahan tersebut memperoleh keuntungan atau kenaikan kas atau bahkan memperoleh penurunan kas.


     

SUMBER :

Akuntansi dan Laporan Keuangan

Diposting oleh itsuntoldstory di 10.42 0 komentar


 

  1. Definisi Akuntansi
  • Menurut American Accounting Association, Akuntansi adalah the process of identifying, measuring, and communicating economic information to permit informed judgments and decisions by users of the informations.
  • Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya..


 

  1. Fungsi Akuntansi

    Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.


     

  2. Pihak-pihak yang berkepentingan
    1. Pihak InternalPihak internal adalah pihak yang berada dalam struktur organisasi. Manajemen adalah pihak yang paling membutuhkan laporan akuntansi yang tepat dan akurat untuk mengambil keputusan yang baik dan benar. Contohnya seperti manajer yang melihat posisi keuangan perusahaan untuk memutuskan apakah akan membeli gedung untuk kanntor cabang baru atau tidak.


       

    2. Pihak Eksteral / External
  • Investor
    Investor membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk menentukan apakah akan menanamkan modalnya atau tidak. Jika dalam prediksi investor akan memberikan keuntungan yang baik, maka investor akan menyetorkan modal ke perusahaan, dan begitu juga sebaliknya.
  • Pemegang saham / pemilik perusahaan
    Para pemilik perusahaan yang mempunyai bagian saham perusahaan membutuhkan informasi keuangan perusahaan untuk dapat mengetahui sejauh mana kemajuan atau kemunduran yang dialami perusahaan. Pemegang saham akan mendapatkan keuntungan dari dividen yang akan semakin besar jika perusahaan untung besar.
  • Pemerintah
    Besarnya pajak yang harus dibayarkan perusahaan atau organisasi kepada pemerintah sebagaian besar berdasarkan atas informasi pada laporan keuangan perusahaan.
  • Kreditur
    Jika perusahaan sedang terdesak dan membutuhkan dana segar perusahaan mungkin akan meminjam uang pada kreditor seperti meminjam uang di bank, berhutang barang pada supplyer / pemasok. Kreditur akan memberikan dana jika perusahaan memiliki kondisi keuangan yang baik dan tidak akan memiliki potensi yang besar untuk merugi.
  • Pihak Lainnya
    Sebenarnya masih banyak pihak lain dari luar perusahaan perusahaan yang mungkin saja akan menggunakan laporan / informasi akuntansi suatu organisasi seperti para karyawan, serikat pekerja, auditor akuntan publik, polisi, pelajar / mahasiswa, wartawan, dan banyak lagi lainnya.


 

  1. Prinsip akuntansi
    1. Prinsip Biaya Historis (Historical Cost Principle)
      Prinsip ini menghendaki digunakannya harga perolehan dalam mencatat aktiva, utang, modal dan biaya. Misalkan, pada saat kita hendak membeli sebuah laptop, kita ditawari harga Rp 9.000.000,00, setelah proses tawar menawar berjalan kita membeli laptop tersebut dengan harga Rp 8.950.000,00. Dari kondisi di atas yang menjadi harga perolehan laptop kita adalah Rp 8.950.000,00, sehingga pada pencatatan kita yang muncul adalah angka Rp 8.950.000,00.


       

    2. Prinsip Pengakuan Pendapatan (Revenue Recognition Principle)
      Pendapatan adalah aliran masuk harta-harta (aktiva) yang timbul dari penyerahan barang atau jasa yang dilakukan oleh suatu unit usaha selama suatu periode tertentu.
      Dasar yang digunakan untuk mengukur besarnya pendapatan adalah jumlah kas atau ekuivalennya yang diterima dari transaksi penjualan dengan pihak yang bebas.


       

    3. Prinsip Mempertemukan (Matching Principle)
      Yang dimaksud dengan prinsip ini adalah mempertemukan biaya dengan pendapatan yang timbul karena biaya tersebut. Prinsip ini berguna untuk menentukan besarnya penghasilan bersih setiap periode. Prinsip ini biasanya diterapkan saat kita membuat jurnal penyesuaian. Dengan adanya prinsip ini kita harus menghitung berapa besarnya biaya yang sudah benar-benar menjadi beban kita meskipun belum dikeluarkan, dan berapa besarnya pendapatan yang sudah benar-benar menjadi hak kita meskipun belum kita terima selama periode berjalan.


     


 

  1. Prinsip Konsistensi (Consistency Principle)
    Metode dan prosedur-prosedur yang digunakan dalam proses akuntansi harus diterapkan secara konsisten dari tahun ke tahun. Konsistensi tidak dimaksudkan sebagai larangan penggantian metode, jadi masih dimungkinkan untuk mengadakan perubahan metode yang dipakai. Jika ada penggantian metode, maka selisih yang cukup berarti (material) terhadap laba perusahaan harus dijelaskan dalam laporan keuangan, tergantung dari sifat dan perlakukan terhadap perubahan metode atau prinsip tersebut.


     

  2. Prinsip Pengungkapan Lengkap (Full Disclosure Principle)
    Yang dimaksud dengan prinsip ini adalah menyajikan informasi yang lengkap dalam laporan keuangan. Hal ini diperlukan karena melalui laporan keuanganlah kita dapat mengetahui kondisi suatu perusahaan dan mengambil keputusan atas perusahaan tersebut. Apabila informasi yang disajikan tidak lengkap, maka laporan keuangan tersebut bisa menyesatkan para pemakainya.


 

  1. Pengertian laporan keuangan

    Laporan keuangan merupakan hasil akhir dari suatu proses pencatatan, yang merupakan suatu ringkasan dari transaksi-transaksi keuangan yang terjadi selama tahun buku yang bersangkutan.

    Pengertian laporan keuangan menurut Standar Akuntansi Keuangan:
    "Laporan keuangan merupakan bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang lengkap biasanya meliputi neraca, laporan perubahan posisi keuangan (yang dapat disajikan dalam berbagai cara seperti misal, sebagai laporan arus kas, atau laporan arus dana), catatan juga termasuk skedul dan informasi tambahan yang berkaitan dengan laporan tersebut, misal informasi keuangan segmen industri dan geografis serta pengungkapan pengaruh perubahan harga"

    Dari pengertian diatas laporan keuangan dibuat sebagai bagian dari proses pelaporan keuangan yang lengkap, dengan tujuan untuk mempertanggungjawabkan tugas-tugas yang dibebankan kepada manajemen.

    Penyusunan laporan keuangan disiapkan mulai dari berbagai sumber data, terdiri dari faktur-faktur, bon-bon, nota kredit, salinan faktur penjualan, laporan bank dan sebagainya. Data yang asli bukan saja digunakan untuk mengisi buku perkiraan, tetapi dapat juga dipakai untuk membuktikan keabsahan transaksi.


     

  2. Isi laporan keuangan
  • Laporan Laba/Rugi

    Adalah ikhtisar dari pendapatan dan beban sebuah perusahaan dalam periode tertentu, misalnya sebulan atau setahun.

  • Laporan Perubahan Modal

    Adalah ikhtisar perubahan modal pemilik suatu perusahaan yang telah terjadi dalam suatu periode tertentu, misalnya sebulan atau setahun.

  • Neraca

    Adalah suatu daftar aktiva, kewajiban, dan modal pemilik perusahaan pada tanggal tertentu, yang biasanya pada tanggal terakhir suatu bulan atau tahun.

  • Laporan Arus Kas

    Suatu ikhtisar penerimaan dan pengeluaran kas dari sebuah kesatuan usaha untuk suatu periode waktu tertentu, seperti sebulan atau setahun.


     

    Pada semua laporan keuangan harus dicantumkan nama perusahaan, judul laporan, serta tanggal atau periodenya. Data yang disajikan dalam neraca adalah per-tanggal tertentu. Sedangkan data yang disajikan dalam laporan laba/rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas adalah untuk suatu periode tertentu.


     

  1. Bentuk neraca

    Neraca dapat disusun dalam dua bentuk;

    1. Bentuk skontro, artinya menyusun harta pada sisi kiri dan utang pada sisi kanan atau sebelahmenyebelah.
    2. bentuk staffel sering disebut dengan bentuk laporan, yaitu menempatkan harta pada bagian atas neraca dan utang dengan modal di bagian bawahnya.


       

  2. Laporan laba rugi

    Laporan Laba-Rugi adalah suatu bentuk laporan keuangan yang menyajikan informasi hasil usaha perusahaan yang isinya terdiri dari pendapatan usaha dan beban usaha untuk satu periode akuntansi tertentu.

    Unsur-unsur laporan laba-rugi, yaitu:

  • Pendapatan
  • Beban


     

  1. Bentuk laporan laba-rugi

    Laporan Laba-Rugi dapat dibuat dalam dua bentuk, yaitu:

    1. Bentuk Single Step atau Langsung

      Semua pendapatan dikelompokkan tersendiri di bagian atas dan dijumlahkan, kemudian semua beban dikelompokkan tersendiri di bagian bawah dan dijumlahkan. Jumlah pendapatan dikurangi jumlah beban, selisihnya merupakan laba bersih atau rugi bersih.

    2. Bentuk Multiple Step atau Tidak Langsung

      Pendapatan dibedakan menjadi pendapatan usaha dan pendapatan di luar usaha, demikian juga beban dibedakan menjadi beban usaha usaha dan beban di luar usaha. Pendapatan dan beban usaha disajikan pertama, pendapatan dan beban di luar usaha disajikan kemudian.


       

  2. Tujuan laporan keuangan

    Tujuan laporan keuangan adalah memberikan informasi tentang posisi keuangan, kinerja, dan arus kas perusahaan yang bermanfaat bagi sebagian besar kalangan pengguna laporan dalam rangka membuat keputusan-keputusan ekonomi serta menunjukkan pertanggungjawaban (stewardship) manajemen atas penggunaan sumber-sumber daya yang dipercayakan kepada mereka.


     

SUMBER :

Manajemen Sumber Daya Manusia

Diposting oleh itsuntoldstory di 02.52 0 komentar


 

Manajemen Sumber Daya Manusia

suatu ilmu atau cara bagaimana mengatur hubungan dan peranan sumber daya (tenaga kerja) yang dimiliki oleh individu secara efisien dan efektif serta dapat digunakan secara maksimal sehingga tercapai tujuan (goal) bersama perusahaan, karyawan dan masyarakat menjadi maksimal. MSDM didasari pada suatu konsep bahwa setiap karyawan adalah manusia - bukan mesin - dan bukan semata menjadi sumber daya bisnis. Kajian MSDM menggabungkan beberapa bidang ilmu seperti psikologi, sosiologi, dll.

Manajemen sumber daya manusia juga menyangkut desain dan implementasi sistem perencanaan, penyusunan karyawan, pengembangan karyawan, pengelolaan karier, evaluasi kinerja, kompensasi karyawan dan hubungan ketenagakerjaan yang baik.
Manajemen sumber daya manusia melibatkan semua keputusan dan praktik manajemen yang memengaruhi secara langsung sumber daya manusianya.


 

  1. Macam-macam Sumber Daya Manusia


     

    Manusia memiliki akal, budi dan pikiran yang tidak dimiliki oleh tumbuhan maupun hewan. Meskipun paling tinggi derajatnya, namun dalam ekosistem, manusia juga berinteraksi dengan lingkungannya, mempengaruhi dan dipengaruhi lingkungannya sehingga termasuk dalam salah satu faktor saling ketergantungan.


     

    Sumber daya manusia dibagi menjadi dua, yaitu :

    1. Manusia sebagai sumber daya fisik

      Dengan energi yang tersimpan dalam ototnya, manusia dapat bekerja dalam berbagai bidang, antara lain: bidang perindustrian, transportasi, perkebunan, perikanan, perhutanan, dan peternakan.


       

    2. Manusia sebagai sumber daya mental

      Kemampuan berpikir manusia merupakan suatu sumber daya alam yang sangat penting, karena berfikir merupakan landasan utama bagi kebudayaan. Manusia sebagai makhluk hidup berbudaya, mampu mengolah sumber daya alam untuk kepentingan hidupnya dan mampu mengubah keadaan sumber daya alam berkat kemajuan ilmu dan teknologinya. Dengan akal dan budinya, manusia menggunakan sumber daya alam dengan penuh kebijaksanaan. Oleh karena itu, manusia tidak dilihat hanya sebagai sumber energi, tapi yang terutama ialah sebagai sumber daya cipta (sumber daya mental) yang sangat penting bagi perkembangan kebudayaan manusia.


       

  2. Perkembangan Sumber Daya Manusia

    Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kerangka kerja untuk membantu karyawan mengembangkan pengetahuan mereka pribadi dan organisasi keterampilan, dan kemampuan. Human Resource Development includes such opportunities as employee training, employee career development, performance management and development, coaching , mentoring , succession planning , key employee identification, tuition assistance , and organization development. Pengembangan Sumber Daya Manusia termasuk kesempatan seperti pelatihan karyawan, pengembangan karir karyawan, manajemen kinerja dan pengembangan, pelatihan , mentoring , perencanaan suksesi , identifikasi karyawan kunci, bantuan uang sekolah , dan pengembangan organisasi.

    Perkembangan sumber daya manusia revulusi industry abad ke 20 dan revolusi teknologi abad ke 19 mengubah makna tenaga kerja itu sendiri, dimana kebanggaan hasil kerjanya menjadi berkurang.

    Akibat revolusi industry dan teknologi terhadap tenaga kerja adalah :

    1. Berkembangnya spesialisasi, secara ekonomis menguntungkan, hasil kerjanya lebih banyak dan orang akan ahli dalam bidangnya.

    2. Hambatan pengembangan diri, bagi kelompok tertentu secara sosiologis disebut block of mobility (sekat-sekat mobilitas masyarakat)

    3. Perubahan yang terus menerus, merugikan tenaga kerja dengan perubahan bidang industry dan teknologi

  3. Pemanfaatan sumber tenaga kerja dan kompensasi

    Organisasi merupakan wahana untuk mencapai tujuan . agar supaya pencapaian tujuan ini dapat dilaksanakan dengan baik, diperlukan fungsi-fungsi. Pengertian fungsi adalah, tugas yang dapat dengan segera dibedakan dengan tugas-tugas yang lain. Wewenang, tanggung jawab dan pertanggung jawaban tersebut dimuka, merupakan motor dan
    katalisor, pelaksanaan tugas yang diberikan kepada setiap pelaksana di dalam organisasi.
    Macam/jenis personalia


    1. tenaga kerja eklusif : yang mempunyai dua tugas pokok ialah mengambil berbagai keputusan dan melaksanakan fungsi organik manajemen : merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinir dan mengawasi.
    2. Tenaga operatif : merupakan tenaga terampil, yang menguasai bidang pekerjaannya, sehingga setiap yang debebankan kepadanya dapat dilaksanakan dengan baik.

    Ditinjau dari kemampuannya melaksanakan tugas dibagi menjadi 3 golongan yakni :

    1. tenaga terampil
    2. tenaga setengah terampil
    3. tenaga tidak trampil


    Sumber tenaga kerja
    Tenaga kerja yang diinginkan oleh perusahaan dapat diperoleh dari berbagai sumber berikut:

    1. dari dalam perusahaan
    2. teman-teman para karyawan.
    3. lembaga pendidikan.
    4. masyarakat umum.

    Seleksi tenaga kerja
    Sebelum proses seleksi dilakukan ada dua maslah penting yang harus diatasi lebih dulu, yaitu : penentuan jenis tenaga kerja dan penentuan jumlah tenaga kerja.

    1. penentuan jenis (kualitas) tenaga kerja

    yang meliputi penentuan persyaratan yang harus dipenuhi antara lain :


     

  • batas minimun-maksimum usia.
  • Pendidikan minimal yang dimiliki.
  • Pengalaman kerja yang telah diperoleh.
  • Bidang keahlian yang dimiliki.
  • Keterampilan lain yang dimiliki.
  • Pengetahuan-pengetahuan lainnya.
  • Dan sebagainya.


 

  1. penetuan jumlah tenga kerja*)
    penentuan jumlah tenaga kerja ini, meliputi dua hal pokok yakni :
  2. analisa beban kerja yang meliputi : peramalan penjualan (sales forecast), penyusutan jadwal waktu kerja dan penentuan jumlah tenga kerja yang diperlukan untuk membuat barang satu unit barang.
  3. Analisa tenga kerja untuk menghiung jumlah tenga kerja yang sesungguhnya dapat tersedia pada satu periode tertentu.


     

  4. Proses seleksi
    Setelah penentuan jumlah dan persyaratan yang harus dipenuhi dilaksanakan, maka langkah berikutnya adalah mengadakan seleksi yang pada umumnya meliputi tahap-tahap sebagai berikut :
  • pengisian formulir atau penyoritan lamaran-lamaran yang masuk.
  • Wawancara pendahuluan.
  • Psycho-test
  • Wawancara lanjutan
  • Pengujian refensi
  • Pengujian kesehatan
  • Masa orientasi
  1. Pengembangan karyawan
    Para karyawan baru maupun yang sudah bekerja, masih perlu pula dikembangkan lebih lanjut, disamping untuk lebih meningkatkan keterempilan kerja dengan harapan agar :
  • tingkatan produktivitas bertambah.
  • mengurangi tingkat kecelakaan.
  • mengurangi besarnya scrap(kerusakan hasil).
  • meningkatkan gairah kerja.

Pada dasarnya, terdapat 2 metode pengembangan karyawan yakni :

  1. dilaksanakan di dalam dan oleh perusahaan sendiri.
  2. dilaksanakan di luar perusahaan dan oleh lembaga lain.

Kompensasi
Kompensasi adalah imbalan jasa yang diberikan secara teratur dan dalam jumlah tertentu oleh perusahaan kepada para karyawan atas kontribusi tenaganya yang telah diberiakannya yang telah diberikannya untuk mencapai tujuan perusahaan.

  1. Hubungan Perburuhan

    Hubungan Perburuhan adalah administrasi, pengadilan yang independen dengan mandat untuk menengahi dan memutus hubungan kerja dan tenaga kerja hal yang berkaitan dengan serikat tempat kerja.

    Hubungan Perburuhan mengatur semua aspek perundingan bersama antara pengusaha-diatur di tingkat propinsi dan karyawan. Ini termasuk perolehan hak atas perundingan bersama, proses perundingan bersama, dan peraturan penyelesaian sengketa baik di sektor publik dan swasta, dan peraturan representasi orang oleh agen tawar mereka.
    Bilamana terjadi adanya ketidak-sepakatan antara burh dan manajemen buruh mempunyai senjata yang dapat digunakan untuk menenkan pembicaraan antar mereka yaitu :

    1. Boikot = untuk menolak membeli barang-barang hasil produksi
    2. Pemogokan = berhenti berkerja sehingga menurunkan kondisi perekonomian perusahaan
    3. Penghasutan = untuk mendukung pemogokan yang dilakukan
    4. memperlambat kerja = dilakukan oleh karyawan dengan cara mengurangi tingkat produktivitas mereka atau mengurangi jumlah produkyang dihasilkan


 

  1. Mengapa para pekerja mendirikan serikat pekerja

    Berdasarkan ketentuan umum pasal 1 Undang-undang Tenaga Kerja tahun 2003 no 17, serikat pekerja merupakan organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja baik di perusahaan maupun di luar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

    Sesuai dengan pasal 102 UU Tenaga Kerja tahun 2003, dalam melaksanakan hubungan industrial, pekerja dan serikat pekerja mempunyai fungsi menjalankan pekerjaan sesuai dengan kewajibannya, menjaga ketertiban demi kelangsungan produksi, menyalurkan aspirasi secara demokratis, mengembangkan keterampilan, dan keahliannya serta ikut memajukan perusahaan dan memperjuangkan kesejahteraan anggota beserta keluarganya.

    Banyak sekali keuntungan menjadi anggota serikat pekerja, terlebih jika serikat pekerja perusahaan anda sudah berafiliasi ke federasi serikat pekerja dan konfederasi serikat pekerja. Sebagai contoh, anggota serikat pekerja akan mendapatkan program-program training peningkatan kemampuan kerja dan diri seperti training negotiation skill, training pembuatan perjanjian kerja bersama, dll. Selain itu, anggota serikat pekerja juga akan mendapat bantuan hukum saat tertimpa masalah dengan perusahaan yang berkaitan dengan hukum dan pemenuhan hak-hak sebagai karyawan.


     

  2. Perserikatan saat ini

    Ada banyak serikat pekerja dalam berbagai bidang yang berbeda. Serikat pekerja tersebut dan digunakan untuk memungkinkan perlakuan yang sama pekerja. Pengusaha selalu ingin memaksimalkan keuntungan mereka dan mereka mencoba untuk memberikan sedikit untuk mendapatkan yang paling dalam kembali. Untuk alasan seperti inilah mengapa serikat terbentuk. Umumnya bos serikat ditunjuk atau disewa untuk melindungi hak-hak dan hak-hak karyawan. Bos serikat umumnya sangat mewakili demografi pekerja. Pemimpin karyawan perlu tahu apa yang mereka inginkan dan apa yang adil bagi mereka dan ini adalah mengapa ia cenderung merupakan salah satu jenis tenaga kerja, seperti serikat guru.
    Selain itu, serikat pekerja dapat menuntut pembebasan setiap karyawan yang tidak dapat membayar iuran yang diperlukan dan biaya, kecuali undang-undang hak-untuk-kerja. Jadi banyak untuk serikat pekerja pada umumnya dengan tatapan untuk tujuan universal. Tak seorang pun membayangkan posisi mereka akan terus hari ini ca didirikan pada keragaman dan kebebasan untuk memilih. Union pejabat perlu mengetahui dan mendapat informasi tentang banyak ekonomi dan sosial faktor yang akan dibawa untuk berdiri pada karyawan yang mencolok sebelum mereka membuat suatu kesimpulan dan. perusahaan kecil sama mulai terlihat lebih pada serikat pekerja secara keseluruhan dan bukan individu-individu yang membentuk serikat.


     

  3. Hukum-hukum yang mengatur hubungan antar tenaga kerja dengan manajer

    Macam-macam perjanjian kerja
    Pada dasarnya terdapat 3 macam perjanjian kerja bersama yaitu :

    1. closed shop agreement

      Hanya berlaku bagi pekerja yang telah bergabung menjadi anggota serikat.

    2. union shop agreement

      mengharuskan pekerja untuk menjadi anggota serikat untuk periode waktu tertentu.

    3. open shop agreement

      memberikan kebebasan para pekerja untuk menjadi atau tidak menjadi anggota serikat pekerja.

    sesungguhnya hukum adalah salah satu norma dalam masyarakat, seperti juga norma agama, kesusilaan dan norma kesopanan. Hanya saja, hukum adalah norma yang lebih tegas daripada norma yang lainnya. Mengapa? Karena hukum mempunyai alat pemaksa yaitu hukuman atau sanksi yang dapat dikenakan dan terasa oleh pelanggar-pelanggarnya. Hukuman-hukuman ini diterapkan oleh lembaga-lembaga penegak hukum seperti pengadilan, kepolisian, dan lain sebagainya. Nah, sekarang tergambarlah sudah, bahwa apabila kita menyebutkan 'hukum', maka hal itu bukan saja berarti sekumpulan kitab-kitab (buku-buku) yang tebal-tebal, tetapi ada juga lembaga-lembaga ataupun orang-orang. Jadi hukum di sini juga berarti:

    1. Buku-buku yang berisi pasal-pasal mengenai larangan-larangan dan perintah-perintah;
    2. Lembaga-lembaga penegakkan dan pembentuk hukum, misalnya: DPR Pemerintah, pengadilan, kepolisian, lembaga-lembaga pemasyarakatan, dan lain-lain;
    3. Manusia penegak hukum, misalnya: masyarakat, hakim, jaksa, penuntut umum, pengacara, dan lain-lain.


       

  4. Bagaimana serikat pekerja diorganisasi dan disahkan

    Bahwa berdasarkan UU No 21 Tahun 2000 Tentang Serikat pekerja/serikat buruh ditetapkan bahwa "Serikat pekerja/serikat buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja/buruh baik di perusahaan maupun di luar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya".

    Bahwa berdasarkan UU No 21 Tahun 2000 maka dapat diuraikan unsur-unsur Serikat pekerja/serikat buruh adalah sebagai berikut :

  • Serikat pekerja/serikat buruh adalah organisasi;
  • Serikat pekerja/serikat buruh dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja/buruh baik di perusahaan maupun di luar perusahaan;
  • Serikat pekerja/serikat buruh bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab;
  • Serikat pekerja/serikat buruh dibentuk guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja/buruh serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dan keluarganya.

SUMBER :


 


 


 

Jumat, 25 November 2011

Randoman orang cantik ;)

Diposting oleh itsuntoldstory di 22.47 0 komentar

Well.

Sabtu siang gini seharusnya gue sedang berleyeh-leyeh dikasur sambil mainan bebe nyampahin twitter! Tapi apaaaa? Kenyataan emang menyakitkan meeen! Gue sukses dibikin galau akut sama si "Adjustment and the gang"! Gue dipaksa ngitung duit yang gue aja gatau itu duit siapa, dengan nama owner yang gaje hasil khayalan tingkat tingginya dosen akuntansi gue *nama disamarkan* *sebut saja bu palupi*

Dosen ini asik banget men! Bayangin deh, hari pertama beliau ngajar dikelas gue, gue udah dapet kehormatan buat jadi akuntan perusahaan Mr. Jonhtor, minjem duit di Bank Dhower, dan ngutang sama UD Goyang Gayung. Random Parah.

Hari ini gue lagi "PDKT" sama akuntansi. Dan hasilnyaaaaa, jeng jeng jeng! Belum satu jam buka fotokopian, gue udah dibikin nangis bombay sama wesel bayar, pinjaman hipotik, dan kawan-kawannya!

Sekarang gue bener-bener galau mikirin masa depan. Kenapa gue ga sepinter @emidiawati ? Kenapa siklus akuntansi lebih ribet daripada siklus kehidupan? Kenapa Mr. Johntor hobinya ngutang sama UD Goyang Gayung? Kenapa sinetron putri yang ditukar semalem ga tayang? Apa karna om prabu kemaren ngajak gue jalan? Dan kenapa banyak manggil gue syahrini padahal jelas-jelas gue ini 100% copy-an Nabila Syakieb! Kenapa oh kenapa???????? *nangisdibawahshower*

Udahlah, hidup orang cantik itu emang dipenuhi sama pro dan kontra! Gue cuma bisa tabah dan menjalani sisa-sisa hidup gue sebagai wanita cantik! Mau digimanain juga tetep aja gue cantik, kodrat bro!

Sebentar lagi gue ulang tahun, ya kira-kira sekitar 6 bulan-an lagi lah yaaa, kalian gausah repot-repot beliin gue kado yang mahal-mahal, beliin aja gue kaca segede gaban, oke? Sip!

Ngg, bentar-bentar, maksud gue cermin ya bukan kaca, nanti gue diinterupsi lagi sama @Ekobuds si pengusaha tawa hueheehehe ^_^v

Sekian randoman gue! Mr. Johntor kayaknya udah ga tahan banget deh sama gue! :x #skip

Dan rupanya gue juga udah kena pelet si Mr . Johntor, siang malam terbayang gabisa makan gabisa tidur. :"l

Random parah.

Pray for us for our first mid-term examination! Wish us a million of luck!

*smooch* *cipokbasah*

Bubbyeeeeee :* :* :* :*

Sabtu, 19 November 2011

Manajemen Keuangan Perusahaan

Diposting oleh itsuntoldstory di 05.44 0 komentar

Manajemen Keuangan Perusahaan


 

segala kegiatan manajemen yang berkaitan dengan aktifitas mencari dana dengan biaya seefisien mungkin dan aktifitas menggunakan dana seefektif mungkin untuk menghasilkan laba.


 

  1. Peran dan Tanggung Jawab Manajer Keuangan
  • Penganggaran Modal
    • Adalah proses identifikasi, evaluasi, dan implementasi dari kesempatan yang ada.
    • Motif-motif yang sering dipakai orang dalam penggunaan penganggaran modal :
  1. Expansi (perluasan) ; untuk membuka cabang. Dalam investasi awal diperlukan modal yang cukup besar.
  2. Replacement (penggantian); mengganti sesuatu yang sudah usang menjadi baru.
  3. Renewal (pembaharuan); tambal sulam
  • Tata cara dalam membuat membuat penganggaran modal :
  1. Membuat proposal : biaya yang diperlukan apa saja.
  2. Review dan analisa
  3. Membuat keputusan apakah penganggaran modal tersebut layak atau tidak.
  4. Implementasi
  5. Mengumpulkan umpan balik atau feedback


     

  • Istilah-istilah dalam capital budgeting :
  1. Independent projects : proyek yang tidak ada keterkaitannya dengan proyek lainnya. Contoh : buka bisnis salon dan buka resto.
  2. Mutually exclusive projects : proyek-proyek yang tidak ada hubungannya tapi terkait oleh keterbatasan dana.
  3. Unlimited funds: proyek dengan dana yang tidak terbatas.


 

  • Penggolongan investasi aktiva tetap dan pemilihan alternatif
    • Aktiva tetap /aktiva ttidak lancar (fixed assets) dalah kekayaan perusahaan yang pemakaiannya dalam waktu lama (lebih dari satu periode akuntansi) Aktiva tersebut digunakan sendiri dalam kegiatan normal perusahaan serta mempunyai nilai material.
    • Aktiva tetap terdiri sbb :
  1. Tanah
  2. Gedung atau bangunan
  3. Mesin-mesin
  4. Kendaraan
  5. Peralatan


 

  • Metode penilaian investasi

    Pada umumnya ada beberapa metode yang biasa dipertimbangkan untuk dipakai dalam penilaian investasi. Metode tersebut antara lain metode average rate of return, payback, net present value (NPV), internal rate of return (IRR) dan metode profitability index.


     

  • Arus Kas Masuk

    Arus kas yang masuk dari penjualan barang dan jasa, pendapatan dividen, pendapatan bunga, dan penerimaan operasi lainnya.


     

  • Metode Average Rate of Return

    Metode ini mengukur berapa tingkat keuntungan rata-rata yang diperoleh dari suatu investasi. Angka yang digunakan adalah laba setelah pajak dibandingkan dengan total atau average investement. Hasil yang diperoleh dinyatakan dalam prosentase. Angka ini kemudian dibandingkan dengan tingkat keuntungan yang disyaratkan.
    Metode ini tidak kami gunakan karena mengabaikan konsep nilai waktu uang. Konsep laba yang digunakan adalah konsep akuntansi dan bukan kas, padahal kas adalah hal yang sangat penting.
    Catatan : kas masuk dan keluar tidak selalu terjadi sesuai dengan pengakuan biaya dan penghasilan.


     

  • Metode masa pengembalian investasi

    Metode ini mencoba mengukur seberapa cepat investasi bisa kembali, karenanya dasar yang digunakan adalah aliran kas, bukan laba. Namun problem utamanya adalah sulitnya menentukan periode payback maksimum yang disyaratkan, untuk dipergunakan sebagai angka pembanding. Dalam prakteknya, yang dipergunakan adalah payback umumnya dari perusahaan-perusahaan yang sejenis.
    Kelemahan lain dari metode ini adalah diabaikannya nilai waktu uang dan diabaikannya aliran kas setelah periode payback. Akhirnya kelemahan pertama diatasi oleh metode Discounted Cash Flow. Jadi dengan DCF ini hanya menyelesaikan masalah diabaikannya niai waktu uang saja, tetapi belum dapat mengatasi masalah diabaikannya aliran kas setelah periode payback. Namun demikian cara ini tetap populer digunakan, namun hanya sebagai pelengkap penilaian investasi saja, terutama untuk perusahaan yang menghadapi problem likuiditas atau kelancaran keuangan jangka pendek.


     

  • Metode Net Present Value

    Metode ini menghitung selisih antara nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih (operasional maupun terminal cash flow) di masa yang akan datang. Untuk menghitung nilai sekarang itu, harus ditentukan tingkat bunga yang dianggap relevan.
    Ada beberapa konsep menghitung bunga yang dianggap relevan itu. Pada dasarnya tingkat bunga tersebut adalah tingkat bunga pada saat keputusan investasi masih terpisah dari keputusan pembelanjaan ataupun waktu mulai mengaitkan keputusan investasi dengan keputusan pembelanjaan (keterkaitan ini hanya mempengaruhi tingkat suku bunga, bukan aliran kas).


     

  • Metode Profitability Index

    Metode ini menghitung perbandingan antara nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih di masa datang dengan nilai sekarang investasi. Jika PI lebih besar dari 1, maka diannggap menguntungkan.


     

  • Metode Internal Rate of Return

    Dalam metode IRR, dihitung tingkat suku bunga yang menyamakan nilai sekarang investasi dengan nilai sekarang penerimaan-penerimaan kas bersih di masa mendatang. Jika tingkat bunga ini lebih besar daripada tingkat bunga relevan (yang dipersyaratkan), maka investasi diangap menguntungkan.


     


     

  1. Perencanaan Keuangan
  • Mengapa perusahaan membutuhkan dana?
    • Setiap perusahaan membutuhkan dana untuk tetap beroperasi, karena kegagalan dalam membayar pemasok dapat membuat bangkrutnya usaha.
    • Manajer harus dapat membedakan dua jenis pengeluaran :
  1. Pengeluaran jangka pendek (short term)
    Pengeluaran yang muncul dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Pengeluaran jangka pendek meliputi dana yang ditanamkan dalam persediaan (baik persediaan bahan baku, barang dalam proses, maupun barang jadi), pengeluaran untuk pembayaran upah dan gaji karyawan, serta biaya operasi lainnya.


     

  2. Pengeluaran jangka panjang (long term)
    Sebagai tambahan untuk memenuhi kebutuhan dana bagi pengeluaran operasionlanya, perusahaan juga membutuhkan dan auntuk membiayai pengeluaran aktiva tetap.


 

Konsep Nilai Waktu dari Uang

Diposting oleh itsuntoldstory di 02.23 0 komentar

Konsep nilai waktu dari uang

Istilah yang digunakan :

Pv : Present Value (nilai sekarang)

Fv : Future Value (nilai masa depan)

I : Interest (bunga/suku bunga)

N : Tahun ke –

An : Anuity

SI : Simple Interest dalam rupiah

Po : pokok/jumlah uangyang dipinjam/dipinjamkan pada periode waktu


 

  1. Nilai yang akan datang
  • Nilai waktu dari uang berkaitan dengan nilai saat ini dan nilai yang akan datang.

    Future value (terminal value) adalah nilai uang yang akan datang dari satu jumlah uang atau suatu seri pembayaran pada waktu sekarang, yg dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.

    Contoh : harga rumah dengan tipe yang sama dan kualitas yang sama kita beli saat ini sebesar 200 juta. Setelah 5 tahun kita jual bagaimana harganya? Lebih besar atau lebih kecil? Mengapa?

    Itulah yang disebut dengan nilai waktu dari uang. Kejadian selama 5 tahun tersebut yang menyebabkan nilai berbeda. Lalu bagaimana mengukurnya? Bunga.

  • Bunga

    Bunga adalah sejumlah uang yang dibayarkan sebagai kompensasi terhadap apa yang diperoleh dengan menggunakan uang tersebut.

  • RUMUS :

    FV = P0+ SI= P0+ P0(i)(n)


     


     

  1. Nilai sekarang
  • Nilai Sekarang (present value) Adalah nilai sekarang dari satu jumlah uang/satu seri pembayaran yang akan datang, yang dievaluasi dengan suatu tingkat bunga tertentu.
    Menghitung nilai pada waktu sekarang jumlah uang yang baru dimiliki beberapa waktu kemudian.
  • RUMUS :

    FVn = P0+ P0(i)(n)


     

  1. Nilai masa datang dan nilai sekarang
  • jumlah uang yang diterima saat ini ( periode awal) atas dasar tingkat bunga tertentu dari suatu jumlah yang akan diterima untuk beberapa waktu yang akan datang


     

  1. Anuitas
  • Serangkaian pembayaran atau penerimaan yang sama besarnya sepanjang periode tertentu. Pembayaran dapat terjadi pada setiap akhir atau awal periode.
  • Dalam Anuitas (A) terkandung :
    • An : Angsuran
    • Bn : Bunga
  • RUMUS :

    A = An + Bn

  1. Anuitas Biasa
  • Anuitas biasa atau Ordinary annuity adalah sebuah anuitas yang diperhitungkan pada setiap akhir interval seperti akhir bulan, akhir kuartal , akhir setiap 6 bulan , maupun pada setiap akhir tahun.
  • Rumus dasar future value anuitas biasa adalah sebagai berikut :


     

    FVn = PMT1 + in - 1 i


  1. Anuitas Terhutang

    Anuitas terhutang adalah anuitas yang pembayarannya dilakukan pada setiap awal interval. Awal interval pertama merupakan perhitungan bunga yang pertama dan awal interval kedua merupakan perhitungan bunga kedua dan seterusnya.

    Rumus dasar future value anuitas terhutang adalah :

    FVn = PMT ( FVIFAi,n ) ( 1 + i )


     

  2. Nilai Sekarang Anuitas

    Nilai sekarang anuitas adalah nilai hari ini dari pembayaran sejumlah dana tertentu yang dilakukan secara teratur selama waktu yang telah ditentukan.Perhitungan nilai sekarang anuitas juga akan memberikan hasil yang berbeda jika anda melakukan investasi pada awal atau akhir tahun , dimana rumus perhitungannya adalah :

    Jika dilakukan pada awal tahun , menjadi :


     

    PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV x ( 1 + r )


     

    Jika dilakukan pada akhir tahun , menjadi :


     

    PV anuitas = nilai investasi x Faktor PV


     

  3. Nilai Sekarang dari Anuitas Terhutang

    Nilai sekarang dari anuitas terhutang berguna untuk mengukur setiap pembayaran yang maju satu periode atau pembayaran pada awal tahun dengan menggunakan formulasi :


     

    An (Anuitas Terhutang) = PMT ( PVIFAk,n ) ( 1 + k)


     

  4. Anuitas Abadi

    Anuitas abadi adalah serangkaian pembayaran yang sama jumlahnya dan diharapkan akan berlangsung terus menerus.

    PV ( anuitas abadi ) = pembayaran / Tingakat suku bunga = PMT / i


     

  5. Nilai Sekarang dan Seri Pembayaran yang tidak rata

    Persamaan umum berikut ini bisa digunakan untuk mencari nilai sekarang dari seri pembayaran yang tak rata. Nilai sekarang anuitas abadi = PMTt adalah pembayaran ditahun t.

    Sehingga menjadi:

    PV= PMTt(PVIFr,t)


     

  6. Periode kemajemukan tengah tahunan atau periode lainnya

    Bunga majemuk tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan satu kali dalam setahun. Sedangkan bunga majemuk setengah tahunan adalah proses aritmatika untuk menentukan nilai akhir dari arus khas atau serangkaian arus kas apabila suku bunga ditambahkan dua kali dalam setahun.


     

  7. Amortisasi pinjaman

    Untuk menghitung pembayaran pinjaman atau angsuran sampai jatuh tempo.


 

 

itsuntoldstory Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | web hosting